Dampak ke Masyarakat
Dalam konteks Akuntansi Keberlanjutan, dampak sosial merujuk pada pengaruh operasional suatu entitas bisnis terhadap berbagai pemangku kepentingan, tidak hanya pada profitabilitas finansial. Perspektif ini menggeser fokus dari keuntungan semata menuju penciptaan nilai bersama bagi masyarakat luas.
Contoh Implementasi Dampak Sosial
Penerapan aspek sosial dalam bisnis diwujudkan melalui praktik-praktik konkret, antara lain:
Implementasi standar upah yang layak, jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, serta program pelatihan dan pengembangan karier.
Pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti pembangunan fasilitas umum atau beasiswa, serta prioritas rekrutmen tenaga kerja lokal.
Jaminan kualitas dan keamanan produk, penyampaian informasi yang jujur dan akurat, serta penyediaan layanan purna jual yang responsif.