Dampak ke Lingkungan

Pernahkah Anda membayangkan, setiap aktivitas kita, bahkan bernapas sekalipun, meninggalkan semacam "jejak" di bumi? Nah, perusahaan juga begitu! Dalam Akuntansi Keberlanjutan, salah satu fokus utamanya adalah melihat dampak perusahaan ke lingkungan. Kita menyebutnya "jejak kaki lingkungan."

Apa Itu Jejak Kaki Lingkungan?

Setiap perusahaan itu seperti punya "jejak kaki" di bumi. Ada yang jejaknya kecil, ringan, dan tidak banyak merusak, inilah yang kita sebut ramah lingkungan. Tapi ada juga yang jejaknya besar, berat, dan meninggalkan banyak kerusakan. Nah, Akuntansi Keberlanjutan membantu perusahaan melihat seberapa besar sih jejak kaki mereka ini.

Mudahnya, bayangkan Anda berjalan di tanah basah. Setiap langkah meninggalkan bekas, kan? Perusahaan juga begitu. Bekas yang mereka tinggalkan bisa berupa polusi, penggunaan air bersih, atau limbah.

Contoh Simpel dalam Kehidupan Sehari-hari

Contohnya sangat dekat dengan kita:

  • Seberapa banyak listrik yang dipakai untuk lampu kantor, AC, atau mesin produksi? Semakin banyak, semakin besar jejak karbonnya.

  • Berapa banyak sampah kemasan, sisa produksi, atau limbah yang dibuang setiap hari? Apakah didaur ulang atau langsung menumpuk di TPA?

  • Apakah perusahaan boros dalam menggunakan air bersih untuk operasional atau membersihkan fasilitas?

  • Asap dari kendaraan operasional atau cerobong pabrik yang dilepaskan ke udara.

Scroll to Top